Kopdar #Gen_Eksis Bareng Honda Genio


Pada hari Jumat 20 November 2020, Astra Motor Kalimantan Barat bersama Paguyuban Honda West Borneo Community (HWBC) yang berada di bawah naungan Astra Motor Kalimantan Barat yang berada di Kalimantan Barat menggelar Event Online dan Offline serta melakukan pertemuan dengan menggunakan protokol kesehatan di Kota Pontianak. Agenda yang dilaksanakan ini juga bermaksud untuk memperkenalkan komunitas Genio yang terbentuk pada tanggal 23 Maret 2020 sekaligus Kopdar dengan tema Kopdar #Gen_Eksis bersama Honda Genio serta mendiskusikan kembali rencana kedepannya untuk komunitas Honda selama masa pandemi ini.


Pertemuan yang digelar Paguyuban HWBC ini diikuti oleh Komunitas Honda yang berada di wilayah Kalimantan Barat, terutama kota Pontianak. Seluruh peserta yang datang diwajibkan menggunakan masker dan berbekal hand sanitizer mengikuti protokol kesehatan. 


Ketua Paguyuban Honda West Borneo Community Raymond Valentino mengatakan, acara ini digelar sebagai bentuk sarana silahtirahmi antar komunitas Honda Genio dengan Paguyuban HWBC sekaligus melakukan diskusi terkait rencana kedepannya untuk Paguyuban di era pandami ini di Kalimantan Barat “kita ingin mengajak teman-teman dari komunitas Honda Genio untuk dapat merasakan kekeluargaan dan kebersamaan tawa dan canda bersama paguyuban HWBC , kemudian bisa membahas kembali rencana yang sempat tertunda dan mendiskusikannya kembali dan pastinya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan”. Ungkap Raymond.


Lukas Ferinata selaku Kepala Wilaya Astra Motor Kalimantan Barat mengungkapkan dalam event yang diselenggarakan Paguyuban HWBC dilaksankan dengan mematuhi peraturan pemeritah, diwajibkan menggunakan masker dan saat masuk tempat kopdar diwajibkan menggunkana hand sanitizer, menyatukan Komunitas Honda Genio merupakan langkah awal agar komunitas Honda tetap ada dengan persatuan kekeluargaannya “Event Kopda #Gen_Eksis bersama Honda Genio kali ini yang diselenggarakan Paguyuban HWBC mengikuti peraturan pemerintah, dan tujuan dari kopdar kali ini ialah mempersatukan komunitas honda serta memberikan sarana diskusi terkait kegiatan positif yang akan dijalankan kedepannya” Ungkapnya.


Spesifikasi Honda Genio

Astra Motor memang paling mengerti kebutuhan konsumennya terutama anak millenial. Kehadiran skutik dengan 110 CC ini cukup memikat para pecinta sepeda motor dengan tampilan yang elegan. Pada panel speedometernya, skutir seri ini mengandalkan full digital yang menyajikan berbagai informasi termasuk penunjuk kecepatan, odometer, bahan bakar, dan indikator ECO. Lampunya juga sudah LED sehingga tampilannya semakin sempurna.


Untuk memperkuat rangka, sasis Genio menggunakan teknologi rangka baru bernama eSAF dari kepanjangan enhanced Smart Architecture Frame. Genio merupakan model pertama yang menggunakan rangka ini di Indonesia. Berbeda dengan sasis di skutik Honda lainnya, rangka Genio dibentuk dengan teknik tekanan (pressing) dan di las laser. Honda menyebut strukturnya dikembangkan untuk meningkatkan stabilitas pengendalian. Meski terlihat tidak terlalu besar, tapi tangki dari Genio ini mampu menampung hingga 4,2 liter.


Lalu, bagaimana dengan mesinnya? Mari kita simak, teknologi apa yang disematkan pada seri ini. Ternyata, Honda Genio mengusung mesin eSP generasi baru berkubikasi 109,5 cc SOHC dengan bore x stroke 47 mm x 63,1 mm. Jantung dengan rasio 10:1 itu mampu memproduksi 8,8 tk pada 7.500 rpm, dan torsi 9,3 Nm pada 5.500 rpm. 


Di atas kertas, jika melihat spesifikasi mesin eSP generasi baru di Genio, maka jantung pacu ini memiliki stroke yang jauh lebih panjang ketimbang BeAT. Rasio kompresi mesin juga lebih tinggi mencapai 10:1. Tak hanya mesin, Honda juga memperbaiki desain V-Belt memakai tipe W-Cog. Penggunaan sabuk ini diklaim bisa mengurangi gesekan antara sabuk dengan puli sehingga suara di CVT menjadi lebih hening.


Inilah yang membuat Honda Genio sangat nyaman dikendarai dengan tarikan yang kuat membuat jagoan yang satu ini semakin nempel di hati para pecinta skutik honda. Sepeda motor ini memiliki dimensi tinggi 1061 mm, panjang 1868 mm, lebar 692 mm, tinggi jok 740 mm, serta jarak dengan tanah 147 mm.


No comments:

Post a Comment

| Designed by Colorlib