Review

Mengenal Cara Kerja Emergency Stop Signal di Motor Honda


Setiap mengedarai sepeda motor, yang menjadi perhatian khusus adalah fitur dari teknologi sepeda motor. Misalnya, dulu untuk menyalakan sepeda motor, kita butuh kunci yang harus dibawa kemana-mana tetapi sekarang sudah ada sepeda motor yang keyless untuk memudahkan dan juga menambah safety dari sepeda motor itu sendiri.


Semakin berkembangnya produk, maka semakin banyak yang disematkan padanya. Misalnya Honda Motor yang setiap tahun ada keluar produk baru. Tak hanya tampilan luar yang diperhitungkan tetapi fitur canggih yang selalu disematkan di setiap sepeda motor yang dikeluarkan oleh Astra Motor. Hal ini tentu saja untuk memudahkan para konsumen agar lebih nyaman ketika berkendara dan juga merasa lebih aman. Kemudian, munculnya fitur baru ini untuk menjamin kelayakan dan kecocokan antara harga dan juga fitur yang disuguhkan. Nah, seperti yang baru-baru ini dikeluarkan oleh Honda Motor dengan produk dan teknologi baru.

Teknologi sepeda motor terus berkembang, salah satu yang dikembangkan Honda ialah Emergency Stop Signal atau ESS. ESS merupakan fitur yang akan menyalakan sinyal darurat dengan cara mengedipkan semua lampu sein secara cepat, ketika pengendara melakukan panic brake atau pengereman mendadak. Endro Sutarno, Technical Service Division Astra Honda Motor (AHM), menjelaskan, tujuan fitur ESS yakni agar pengendara di belakang punya waktu untuk mengerem atau menghindar dan tidak menabrak depannya.

"Fungsi ESS ini pada dasarnya yaitu sistem kesemalatan pasif untuk memberitahu pengendara di belakangnya bahwa kita sedang melakukan pengereman mendadak. Supaya pengendara di belakang tidak menabrak yang depan," kata Endro belum lama ini. Endro mengatakan, meski pada dasarnya menyalakan lampu darurat tapi sistem kerja ESS beda dengan hazzard. Perbedaannya yaitu tingkat kecepatan kedipan lampu. "Perbedaan antara ESS dengan hazzard yaitu pada jeda tiap kedipan. Hazzard memiliki jeda sedikit lama atau kadang disertai bunyi, sedangkan ESS akan berkedip sangat cepat. Jadi ESS ini berbeda dengan hazzard," katanya. 

Endro mengatakan, saat ini ada lima model Honda yang memakai ESS, yaitu Honda Gold Wing, Africa Twin, X-ADV 750, CBR150R, dan ADV 150. Endro mengatakan, fitur ESS hanya berlaku untuk motor yang sudah memakai pengereman Anti lock Braking System (ABS), karena berkaitan dengan modulator di pengereman. Lantas bagaimana cara kerja ESS? - Kondisi ESS bekerja 
1. Kecepatan sekitar atau lebih dari 56 kpj 
2. Deselerasi atau pengereman mendadak sekitar dan atau lebih dari 6 meter per detik. 
3. ESS bekerja jika tuas rem ditekan - 

Kondisi ESS tidak bekerja 
1. Kecepatan motor di bawah 56 kpj 
2. Deselerasi atau pengereman tidak mendadak, yaitu kurang dari 2,5 meter per detik. 
3. ESS tidak akan bekerja jika tuas rem sudah selesai dilepas.

Dengan kehadiran teknologi baru ini, kita semakin dimanjakan dengan fleksibitas ketika berkendara. Rasa aman dan nyaman adalah dua hal yang sangat diperhatikan oleh pengendara untuk menikmati perjalanan. Sehingga, perjalanan dekat atau jauh tetap dirasakan dan dinikmati dengan sukacita. Bagi aku sendiri, kehadiran beragam teknologi di Motor Honda ini adalah jawaban dari keresahan pecinta sepeda motor yang ingin menikmati berbagai keunggulan menyesuaikan kemajuan zaman. Honda Motor selalu memberikan yang terbaik dan punya inovasi untuk memanjakan para konsumennya.

Hal ini terbukti dengan hadirnya fitur baru di setiap produk baru Honda Motor. Selain bisa menarik perhatian secara fisik, teknologi yang disematkan juga menambah kemewahan dari Honda motor. Wajar, akhirnya sepeda motor merk Honda menjadi top of mind konsumen ketika akan membeli motor pertama, kedua, ketiga hingga motor berikut-berikutnya lagi.

No comments:

Post a Comment

| Designed by Colorlib